Breaking News
Home / info olahraga / Cara Meminimalisir Efek dari Minum Alkohol dengan Berolahraga

Cara Meminimalisir Efek dari Minum Alkohol dengan Berolahraga

   Sejumlah gangguan tubuh kronis seperti jantung, liver,atau kanker sudah tidak sulit lagi menyerang para peminum alkohol. Bagi Anda yang mempunyai kebiasaan minum alkohol sebaiknya rajin untuk berolahraga. Diketahui bahwa dengan rajin berolahraga dengan rutin mampu menekan risiko terkena penyakit kronik tersebut.

Efek / dampak dari olahraga rutin mampu melawan bahaya konsumsi alkohol, hal tersebut dikatakan pertama kali dalam studi terbaru yang dimuat dalam British Journal of Sports Medicine. Mungkin untuk sebagian besar masyarakat di Barat sudah menjadikan konsumsi alkohol sebagai bagian dari budaya. Ketika tahun 2013, ada sekitar 88 persen orang dewasa di Amerika yang mengatakan bahwa mereka pernah mengonsumsi alkohol pada satu waktu dalam hidupnya.

Walau menkonsumsi alkohol dalam jumlah rendah atau sedang dapat memberi efek menyehatkan, namun ada juga penelitian yang menyatakan kebiasaan tersebut juga mampu meningkatkan risiko kanker. Disamping itu olahraga adalah suatu aktivitas yang perlu dilakukan oleh tubuh untuk menjaga kebugaran dan tetap sehat.

Dikatakan juga bahwa, konsumsi alkohol dengan aktivitas fisik mempunyai kaitan dalam penyakit kronik, namun dalam arah yang berlawanan. Kebiasaan minum alkohol memiliki dampak negatif yang dapat dinetralisir dengan gaya hidup aktif dengan banyak bergerak, hal ini dinilai cukup efektif untuk menangkal risiko kerusakan tubuh.

Para peneliti melakukan survei pada 36.000 orang dewasa mengenai kesehatan dan kebiasaan minum  di Inggris dan Skotlandia, antara tahun 1994 dan 2006 untuk menguji hipotesa tersebut. Kemudian pada beberapa tahun selanjutnya, tercatat hapir 6.000 orang dewasa meninggal. Setelah memperhitungkan beberapa faktor yang mungkin berpengaruh pada hasil, diketahui bahwa minum alkohol berlebihan meningkatkan risiko kematian karena kanker.

Durasi olahraga yang dianjurkan adalah 150 menit setiap minggu atau masuk dalam kategori sedang. Walau demikian, pada orang yang masuk dalam kelompok peminum (lebih dari 14 kali sajian perminggu untuk wanita dan lebih dari 21 kali sajian untuk laki-laki), risiko kankernya menjadi lebih rendah.

Dikatakan oleh profesor kedokteran olahraga dari Australia, Emmanuel Stamatakis bahwa,”Konsumsi sesuai batas anjuran masih aman, selama seseorang tetap aktif secara fisik. Meski demikian, sebaiknya lakukan juga jeda dari alkohol selama seminggu atau lebih secara rutin.”

Jelas dari hasil penelitian tersebut sekaligus menegaskan kembali akan manfaat olahraga. Bahwa aktivitas kegiatan berolahraha mempunyai pengaruh yang sangat besar, bahkan mampu untuk menangkal kerusakan yang telah terjadi akibat gaya hidup yang tidak sehat.

Baca Juga :

Iklan

About kang odon

Check Also

Jenis Olahraga yang Gagal Menjadi Bagian Olimpiade

   Mengingat jumlah acara di Olimpiade yang semakin kembung saat ini, sulit untuk percaya bahwa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *