Breaking News
Home / info olahraga / Olahraga untuk Mencegah “Sarang Laba-laba” pada Kulit

Olahraga untuk Mencegah “Sarang Laba-laba” pada Kulit

   Biasanya hal ini terjadi pada wanita, dimana timbul tonjolan pembuluh darah serta juga tampak seperti sarang laba-laba, hal ini menjadi penampakan yang sangat mengganggu. Apabila Anda adalah salah satu di antaranya, jangan khawatir karena Anda tidak sendiri.

Apabila hal seperti ini terjadi pada ibu atau saudara Anda, berarti Anda juga berisiko mengalami hal yang serupa. Dengan begitu dapat dikatakan bahwa secara umum penyebab dari pembuluh darah sarang laba-laba tersebut adalah karena genetika.

Namun tentunya tidak hanya itu saja, sejumlah gaya hidup Anda juga bisa menimbulkan risiko terkena penyakit ini. Contohnya saja seperti merokok, obesitas, atau KB hormonal, semua itu mampu berkontribusi untuk pembentukan pembuluh darah sarang laba-laba. Hal itu dikatakan oleh seorang ahli bedah bersertifikat dan direktur Pusat Perawatan Pembuluh Darah di New York City, Luis Navarro, MD.

“Merokok dan obesitas dapat menghambat sirkulasi darah, yang pada gilirannya menyebabkan pembuluh membengkak sehingga terbentuklah pembuluh darah sarang laba-laba.”

Lalu bagaimanakan cara mencegahnya?

Sepertinya ada kabar buruk, karena tidak banyak yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya. Apalagi bila masalahnya adalah pada faktor keturunan atau genetika, proses pencegahannya dapat dikatakan sebagai sesuatu yang tidak mungkin.
Namun apabila Anda tidak terkait dengan faktor genetika , maka cara paling ampuh untuk mencegahnya adalah dengan berolahraga. Karena olahraga mampu melancarkan sirkulasi darah, sehingga dapat membantu untuk mencegah penggumpalan pada pembuluh darah yang menjadi seperti sarang laba-laba tersebut.

Dapatkah pembuluh darah seperti ini diobati?

Sclerotherapy dapat dijadikan pilihan yang paling efektif. Sclerotherapy adalah terapi dengan menggunakan suntik solusi yang terbuat dari garam, asam lemak, dan gliserin, ke dalam vena yang rusak. Terapi ini memungkinkan darah mengalir kembali dengan lancar. Schleroterapiy terasa seperti injeksi normal, hanya membutuhkan waktu beberapa menit.

“Beberapa pasien mungkin akan mengalami memar, tapi biasanya akan hilang dalam satu sampai dua minggu,” ujar Navarro. Disamping itu bisa juga dengan cryo-sclerotherapy, adalah terapi yang menggunakan semburan udara dingin yang mematikan kulit.

Atau opsi terakhirnya yaitu dengan sclerotherapy busa, adalah penggunaan busa (foam) khusus yang dilekatkan pada dinding pembuluh darah. Sclerotherapy busa ini biasanya dilakukan pada pembuluh darah yang lebih besar. Terapi terakhir ini, memakan waktu lebih lama untuk melihat hasilnya.

Baca Juga :

Iklan

About kang odon

Check Also

Jenis Olahraga yang Gagal Menjadi Bagian Olimpiade

   Mengingat jumlah acara di Olimpiade yang semakin kembung saat ini, sulit untuk percaya bahwa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *