Breaking News
Home / motogp / Penggunaan winglet pada MotoGP

Penggunaan winglet pada MotoGP

   Ducati menjadi tim pertama yang menggunakan sayap tambahan (winglet) yang berada di bagian depan motor mereka. Terbukti, teknologi tersebut dapat membuat mereka melajut cepat di lintasan, melihat demikian beberapa tim langsung beradaptasi dengan teknologi tersebut.

Tetapi berbeda dengan pembalap asal Itali, Valentino Rossi. Ia menentang dengan adanya winglet tersebut. Rossi menegaskan setidaknya ada banyak hal yang harus dipertimbangkan Dorna Sports sebelum mengambil keputusan. Dikatakannya penggunaan sayap tambahan tersebut justru beresiko terhadap keselamatan pembalap dan itu yang pernah dialami Dani Pedrosa saat bertabrakan dengan Andrea Dovizioso di Austin.

Bahkan saat itu Pedrosa memberikan protes keras kepada pihak MotoGP dengan menyatakan teknologi winglet atau sayap tambahan cuma membahayakan pembalap. “Saya tahu bahwa semua produsen berbicara untuk memutuskan apakah akan melanjutkan teknologi tersebut atau tidak?

Saya terbuka untuk mendengar pendapat itu, namun jika berbicara jujur, lebih baik kita tidak tidak menggunakan sayap” ujar Rossi.

Rossi mencoba teknologi sayap di Sirkuit Jerez selama menjalani sesi latihan bebas. Di sesi latihan pertama tanpa menggunakan sayap tambahan, Rossi mencatatkan waktu tercepat ketiga dengan 1 menit 40 detik, lalu Rossi melakukan sedikit perubahan di percobaan kedua dengan menancapkan winglet, hasilnya memang lebih baik, ia sukses lebih cepat 0,3 detik dari sebelumnya. Tetapi melihat tersebut, Rossi tetap tidak setuju dengan teknologi tersebut.

Baca juga :

Selain Rossi juga ada pembalap yang mengeluhkan adanya teknologi winglet. Salah satunya yaitu pembalap asal pabrikan Honda, Marc Marquez . Marquez mengeluhkan adanya teknologi terbaru itu, ia mengaku sangat tidak nyaman lagi ketika menggunakan aksesoris tembahan tersebut. Jadi Marc Marquez berharap jika kedepannya tim Repsol Honda mulai tidak menggunakan sayap tambahan tersebut, meskipun dengan adanya winglet membuatnya melaju lebih cepat dari sebelumnya.

Marc mengatakan “awalnya memang indah menggunakan sayap tambahan itu, bentuknya yang kecil berada di depan. Namun dalam beberapa belakangan ini, saya berfikir bahwa penggunaan sayap tambahan itu dapat membahayakan pembalap yang lain” ujar Marquez.

Dari penolakan beberapa pembalap, ada juga pembalap yang setuju dengan teknologi tersebut. Pembalap Jorge Lorenzo dikabarkan mengalami kecocokan dengan teknologi terbaru tersebut, ia mengatakan bahwa jika memakai teknologi terbaru ini dapat membuatnya lebih cepat dari sebelumnya.

Selain Lorenzo, pembalap asal pabrikan Ducati juga setuju dengan teknologi terbaru. Teknologi terbaru tersebut tidak berbahaya. Sebab kami bekerja keras untuk menciptakannya dan sulit untuk memberikan perbedaan di dalam level tersebut. Kami sudah jauh lebih baik ketimbang pembalap yang lain, mereka cuma ingin kami berhenti menggunakan winglet atau sayap tambahan ini” ucap Iannone.

Ducati merupakan pabrikan yang pertama menerapkan teknologi tersebut, dan pihak mereka tidak bermasalah dengan teknologi terbaru itu, malah dapat membuat performa para pembalap menjadi lebih cepat dibanding sebelumnya.

Iklan

About kang odon

Check Also

Vinales Pede Gusur Lorenzo

   Maveric Vinales berhasil naik podium di GP Australia akhir pekan lalu, yang pada akhirnya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *