Breaking News
Home / konflik dunia bola / Buntut Madrid Tersingkir Copa, Madridista Menyeret Perez Ke Meja Hijau

Buntut Madrid Tersingkir Copa, Madridista Menyeret Perez Ke Meja Hijau

   

konflik fans madrid

Rupanya luka hati Madridista melihat tim kesayangannya tersingkir dari Copa masih menganga. Meski keputusan diskualifikasi Real Madrid dari ajang Piala Copa 2016 sudah terjadi beberapa bulan lalu, namun penggemar Madrid masih saja kecewa. Mereka menganggap bahwa tidak seharusnya tim kesayangannya tersingkir dari Copa. Terutama bila melihat penyebab tersingkirnya Madrid dari Copa. Hal ini menjadi buntut panjang keluarnya sebuah tuntutan dari Madridista yang dilayangkan kepada presiden Real Madrid Florentino Perez.

Isi Tuntutan

Madridista yang memiliki maksud menyeret presiden Florentino Perez berjumlah dua orang. Mereka adalah seorang penggemar berat Real Madrid bernama Raul Gimenez Guillem dan Susana Castano Saba. Sejak berita mengenai digugatnya presiden Real Madrid mencuat, pengacara yang berasal dari pihak Madridista telah mengirimkan surat tuntutannya kepada pihak berwenang dalam institusi di Madrid. Harapannya mereka bisa memenangkan tuntutan ini untuk membayar kekecewaan yang telah mereka alami karena Madrid tersingkir dari Copa.

Mengenai isi tuntutan yang dilayangkan kepada pihak Real Madrid, terutama presiden pemilik Real Madrid masih memilih diam. Bahkan diantara kontroversi yang ada, posisi Florentino Perez  sebagai presiden Real Madrid tidak bisa digoyahkan. Sementara itu tentang isi tuntutan yang diklaim pihak Madridista adalah mengenai akibat kerusakan moral hingga kesulitan finansial yang harus mereka alami akibat tersingkirnya Real Madrid dari piala Copa del Rey musim ini. Keluarnya tuntutan ini sangat disayangkan. Namun jika mengingat bagaimana Real Madrid tersingkir dari Copa dengan sangat mudah, ulah fans Real Madrid dapat dimaklumi.

Diskualifikasi Real Madrid Dari Copa

Ajang bergengsi Copa del Rey musim ini menyisakan kisah menyedihkan bagi Real Madrid. Klub papan atas Spanyol ini justru harus terdepak dengan cara yang dianggap banyak orang sangat konyol. Meski laga saat itu mengharuskan Real Madrid bertekuk lutut pada Cadiz, namun diskualifikasi yang didapatkan Madrid tidak dapat dihindari. Sehingga kekalahan yang diterimanya tidak sebanding dengan penyesalan akibat diskualifikasi. Klub yang saat laga Copa tersebut masih diarsiteki Rafael Benitez harus puas hanya berlaga hingga 32 besar Copa del Rey.

Saat laga melawan Cadiz berlangsung, Real Madrid menurunkan salah satu pemain andalan yang justru menjadi penyebab diskualifikasi dirinya dari Copa. Staf dari Rafael Benitez menyatakan bahwa hukuman akumulasi kartu kuning yang diterima Denis Cheryshev telah selesai. Sehingga pelatih menurunkan Cherishev sebagai starter dalam laga Copa tersebut. Dalam laga tersebut Cherishev bermain sangat bagus hingga sempat menghasilkan gol. Meski pada babak kedua Cherishev ditarik pelatih, namun UEFA tidak dapat menolerir kecurangan Real Madrid.

Sementara itu Danis Cherishev mendapatkan hukuman akumulasi kartu kuning selama menjalani laga bersama Villareal. Saat itu statusnya merupakan pemain yang dipinjamkan. Danis Cherishev merupakan winger muda yang sangat hebat. Sempat beberapa kali dipinjamkan kepada Villareal dan Sevilla pada musim 2015/16 ini. Bahkan Cherishev sempat menjalani laga beberapa kali untuk memperkuat tim nasional Rusia. Kemampuannya ini membuat pelatih gelap mata untuk tidak membuatnya bertanding meski hukuman akumulasinya belum selesai.

Iklan

About kang odon

Check Also

M-United-di-serang

Bus Manchester United hancur oleh fans West Ham

   Kendaraan M United yang di hancurkan oleh fans West Ham di Upton Park, yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *