Breaking News
Home / berita bola gokil / Berbagai Alasan Konyol Kekalahan Tim Sepakbola

Berbagai Alasan Konyol Kekalahan Tim Sepakbola

   

 

Dunia sepakbola diwarnai oleh banyak hal yang kadang-kadang terdengar unik dan bahkan menggelikan. Misalnya terkait dengan kekalahan dari sebuah tim, berikut dengan alasannya. Biasanya, sebuah tim yang menderita kekalahan melontarkan sejumlah alasan yang umumnya bicara soal teknis atau memang tak mujur.

Pasalnya, kalah dan menang dalam dunia olahraga memang hal yang sangat wajar, bahkan untuk sebuah tim yang sering dijagokan sebagai pemenang.

Anehnya, sejarah sepakbola dunia juga menyimpan berbagai cerita unik dan lucu. Kalau memang kalah, logikanya ya akui saja. Tapi tidak untuk beberapa tim yang mengalami kekalahan dan mengkambinghitamkan sejumlah faktor.

Bola sebagai Kambing Hitam

Bola yang digunakan dalam pertandingan adalah faktor yang sangat vital. Yaitu untuk kenyamanan dari masing-masing pemain sehingga bisa ditendang dengan enak dan tidak menyulitkan mereka. Setiap bola yang digunakan pastinya punya standar tertentu seperti ukuran, kulit permukaan, dan standar kepadatan gas di dalamnya.

Walau sudah dipersiapkan sesuai standar, bola kerap jadi kambing hitam dari sebuah tim yang menderita kekalahan. Contohnya di tahun 1998 saat Newcastle United dikalahkan oleh klub kecil, Stevenage. Sang manajer dengan entengnya mengemukakan alasan kekalahan dari timnya, yaitu karena bolanya terlalu keras dan mudah memantul.

Katak sebagai Kambing Hitam

Lho? Katak kok bisa jadi kambing? Kejadian ini terjadi pada tahun 2006 di ajang Piala Dunia. Dalam sebuah pertandingan, Spanyol sukses membantai Ukraina dengan skor 4-0. Sepertinya tak ada masalah selama pertandingan tersebut.

Namun beberapa waktu kemudian, salah satu pemain Ukraina membeberkan alasan kekalahan tim mereka. Penyebabnya, di malam sebelum pertandingan, mereka tak bisa tidur karena terganggu oleh suara-suara katak yang hidup dengan damainya di Postdam, Jerman.

Alasan-alasan Lain

Tim Ukraina terpaksa begadang karena terganggu oleh suara katak hingga menyebabkan kekalahan di pertandingan esoknya. Tapi ada juga tim yang justru dengan sengaja begadang seolah-olah besoknya tak ada pertandingan penting.

Hal ini sempat dikeluhkan oleh Frank Rijkaard selaku pelatih tim nasional Belanda waktu Euro 2000. Rijkaard mengeluhkan skuadnya yang justru bermain kartu dimalam hari dan berimbas pada kurang fokusnya selama bertanding.

Tahun 1996, tim MU sempat melakukan kekonyolan akibat kekalahan besar hanya di babak pertama. Waktu itu, mereka tertinggal 0-3 saat menghadapi Southampton. Bermain di kandang lawan, kostum yang dikenakan berwarna abu-abu. Mungkin tak ada masalah. Nah, itulah yang jadi alasan mereka mengapa kebobolan banyak waktu masih babak pertama.

Mereka berkilah jika susah untuk melihat satu sama lainnya dengan warna kostum abu-abu. Babak kedua, kostum pun diganti. Apakah mereka bisa membalik keadaan? Lumayan, mereka akhirnya bisa mencetak satu gol. Tapi ya hasilnya tetap kalah 3-1.

 

Iklan

About kang odon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *