Breaking News
Home / Berita Bola / Leicester City Resmi Pecat Claudio Raineri

Leicester City Resmi Pecat Claudio Raineri

   

Keputusan mengejutkan diambil oleh manajemen Leicester City yang mengumkan pemecatan pelatihnya, Claudio Raineri. Keputusan ini diambil ditengarai menyusul serangkaian hasil buruk yang mereka tuai dalam beberapa pekan terakhir, termasuk kekalahan dari Sevilla tengah pekan lalu di ajang Liga Champions. Raineri kehilangan kursi kepelatihan hanya sembilan bulan pasca keberhasilannya membawa Leicester City jadi juara Premier League.

“Leicester City malam ini memutuskan untuk tidak lagi bekerjasama dengan manajer tim utama Claudio Ranieri,” tulis Leicester di situs resminya.

Di musim ini, Leicester City seperti kehilangan taji justru sesaat setelah keberhasilannya merengkuh gelar juara Liga Premier Inggris. Hingga pekan ke 19, Leicester sudah mengalami lebih dari selusin kekalahan yang menghantarkan mereka terpuruk di peringkat ke-17, hanya satu tanggal dari zona degradasi. Jika tak segera berbenah, bukan tak mungkin mereka justru akan berkompetisi di level Championship musim depan.

Sejak akhir tahun lalu, Leicester hanya membukukan dua kali kemenangan di seluruh kompetisi, antara lain menang 2-1 atas Everton dan 3-1 saat menghadapi Derby County di piala FA. Puncaknya adalah kekalahan 2-1 dari Sevilla yang membuat langkah Leicester untuk lolos ke babak berikutnya menjadi cukup berat.

Dengan kondisi ini, Leicester City lebih sibuk berjuang untuk lepas dari ancaman degradasi, bukannya berjibaku di papan atas demi mempertahankan gelar juaranya. Di peringkat ke-17, The Foxes hanya 1 angka dari penghuni zona degradasi.

BACA JUGA : Tottenham Hotspur Tersingkir

Sebagai gantinya, untuk sementara Leicester City akan ditangani oleh Craig Shakespeare dan pelatih utama Mike Stowell. Akhir pekan ini, The Foxes akan berhadapan dengan Liverpool di pentas Liga Premier Inggris. Bernasib sama dengan Raineri adalah Paolo Benetti dan Andrea Azzalin  yang tadinya menjaba sebagai Kepala Sport Science.

Kabar dicepatnya Claudio Raineri oleh Leicester City sontak mengejutkan banyak pihak, terutama jika mengingat jasa-jasa yang ditorehkan oleh pria asal Italia itu dalam sejarah klub. Pelatih Manchester United, Jose Mourinho yang punya kedekatan istimewa mengutarakan simpatinya lewat media sosial. Mou menuliskan bahwa tak ada satu orang pun yang bisa menghapus sejarah yang sudah dituliskan oleh Raineri di Leicester City.

Sejarah yang dimaksud apalagi kalau bukan keberhasilan Raineri menyulap tim papan bawah menjadi jawara Liga Premier Inggris musim lalu. Kejutan yang awalnya dianggap hanya sementara malah berujung pada penyerahan trofi yang menjadi yang pertama bagi Leicester City dan juga Raineri seorang.

Hanya saja, sejarah manis itu tak mampu menyelamatkan Ranieri dari pemecatan. Ranieri diberhentikan Leicester menyusul hasil buruk yang mereka peroleh dalam beberapa pertandingan termasuk kekalahan dari Sevila di ajang Liga Champion tengah pekan lalu.

Simpati yang ditunjukkan Mourinho sepertinya cukup beralasan, pasalnya di musim 2014/2015 lalu, Jose Mourinho juga pernah merasakan apa yang dilewati Raineri. Kala itu ia dipecat setelah berhasil mempersembahkan gelar juara kepada Chelsea.

Iklan

About kang odon

Check Also

Atalanta Tetap Targetkan Cetak Gol di Kandang Valencia

    VALENCIA – Atalanta harus menyambangi kandang Valencia untuk melakoni laga leg kedua babak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *